tiap kata luka mengores hatimu adalah torehan sesal pada pipiku dengan dua sungai mengalir kuning-merah
dan tiap-tiap bibit benci timbul mematikan sekalian bahagia dan cinta adalah laknat besar bagi diriku yang kerdil ini.
Maafkan diriku, Cinta: andai bisa membinasakan apa telah kita bina.
Jack Malik | 10 Julai 2015 / 23 Ramadhan 1436H | Ipoh