dari gunung jiwa ke muara apresiasi.
Puisi adalah bancuhan pengalaman adalah rahsia penyair
adalah lakaran makna kehidupan adalah rantaian tali-tali yang tidak akan putus ditarik regang
sepenuh kekuatan adalah hologram-hologram menjadi konotasi di margin topografi bahasa.
Puisi adalah denyut nafas nadi bangsa yang akan selamanya
berkompang di jantung penyair bergendang di jiwa pencinta bahasa.
Puisi adalah peluahan emosi yang terbang di cakerawala mimpi-mimpi. adalah nafas adalah darah adalah nyawa adalah nyawa adalah segala-gala yang terbit di kotak- kotak cendekia.
Kalian penyair; tanpa lupa untuk menulis stanza puisi
dunia menjadi republik sunyi tanpa kata-kata menjadi dunia sepi serba dungu dan hangus dalam api hedonisme
kerana tanpa kata-kata dari peti jiwa manusia kontang dengan leluhur minda.
Kalian penyair; kalianlah sebaris puisi sumbang di mata sang buta kata kelak menjadi lampu di kantung makna.
Nimoiz T.Y
Gual Ipoh, Tanah Merah
Pelita Bahasa, Mac 2011