LELAKI-LELAKI MERBAHAYA - 55
Menuntun kasih yang lena di sebelahnya guruh dari ufuk menderu tepat dalam jiwa menunggu derai tangis langit

lewat harinya hanya ilusi dalam bara juang jiwanya

titisnya habis kering untuk dibasahkan di wajah reputnya masih kuat rasa hati bukan kepalang simpanan masa datang masih malu menjenguk jalan masih gelap di susur puncak gading

untuk yang tersayang dia masih di situ meneruskan berat zahir dan batin yang dijunjung kembali bekas yang tercinta bara dipegang sehabis kerah

Dia wanita

Dan dia Maha