Salah satu kebiasaannya dalam mengajar adalah selalu dimulakan dengan sebuah kisah inspirasi bagi para mahasiswanya. Suatu ketika, ada seorang mahasiswa yang berusaha menentang kisah yang diceritakan Dr. Arun dengan berkata bahawa cerita itu hanyalah sebuah kisah belaka, tidak nyata dan tidak tepat. Untuk apa kisah semacam itu diceritakan kepada para intelektual dan pemikir bangsa ini. Begitu kira-kira sanggahan sang mahasiswa.
Si Profesor itu tersenyum hangat kepada sang mahasiswa, dan menjawab, Anakku, sepanjang pengalamanku 30 tahun mengajar, memang selalu ada orang-orang yang mempertikaikan kebenaran ceritaku, mencari sisi-sisi lemah dari kisah-kisah yang aku ceritakan dan terus berusaha untuk menentangnya. Namun, ada sebahagian lagi yang tidak mempertikaikan itu semua, melainkan berusaha untuk mendapatkan pesanan moral atau hikmah apa yang tersembunyi di balik kisah tersebut.
Dan yang menarik, lanjut profesor itu sambil tersenyum hangat, Orang-orang hebat dan para pemimpin besar yang sekarang saya kenal, yang dulu pernah menjadi mahasiswa saya ternyata adalah mereka yang selalu mencari hikmah dari kisah-kisah yang pernah mereka dengar, baik dari saya mahu pun dari orang lain. Mahasiswa itu terdiam.
Anakku, lanjut sang guru besar, Hidup ini adalah sebuah perjalanan cerita yang di dalamnya banyak terkandung pesananpesanan moral dari Tuhan. Namun, hidup ini sekaligus juga pilihan bebas bagi kita semua. Setiap orang bebas memilih, apakah dia akan berusaha untuk mendapatkan hikmah dari sebuah cerita kehidupan atau justeru lebih suka untuk menguji keabsahan cerita tersebut dengan logik intelektualnya. Keputusan ini sepenuhnya berada di tangan kita, anakku. Dan ketahuilah bahawa setiap hari kita akan selalu membuat keputusan-keputusan yang menentukan kehidupan kita ketika ini dan pada masa mendatang. Maka sebelum kalian memilih sebuah keputusan, renungkanlah, agar kalian memiliki kesedaran yang sempurna, serta memiliki pandangan jauh ke depan tentang akibat dari sebuah keputusan, sebelum keputusan itu sendiri dibuat.
Para ibu bapa dan guru yang berbahagia di mana pun anda berada, mari kita renungkan kembali keputusan-keputusan besar yang dahulu pernah kita buat agar kita tidak melakukan kesalahan yang sama dalam mengambil keputusan bagi kehidupan kita dan anakanak kita di masa depan.
Apakah anda akan berusaha untuk mendapatkan hikmah dari sebuah kisah kehidupan atau justeru lebih suka untuk menguji keabsahan cerita tersebut dengan logik intelektualnya