2. Kepada isteriku tercinta, Sri Yuliani, yang selalu setia mendampingi pada waktu-waktu penuh dugaan dalam menghadapi kehidupan berkeluarga.
3. Kepada anak pertamaku, Samudero Dirgantoro, anak tercinta yang selalu berebut bersama adiknya untuk lebih dulu menyambutku dengan penuh cinta kasih saat sewaktu pulang ke rumah dengan segala kelelahanku dan seketika menjadikanku segar kembali. Anak tercintaku yang menghiasi kehidupanku dengan penuh canda tawa, dengan pertanyaan-pertanyaan cerdas yang hampir tiada hentinya, yang selalu memberikan inspirasi dan menjadi sahabat terbaikku, yang semoga kelak akan memiliki kebijaksanaan sedalam samudera dan memiliki ilmu seluas angkasa untuk ikut serta mengambil tanggungjawap membangunkan Indonesia yang kuat.
4. Kepada anak keduaku, Dimas Dwi Wicaksono, anak terkasihku yang selalu berebut dengan kakaknya untuk menyambutku dengan penuh cinta kasih saat aku pulang ke rumah dengan segala kelelahanku, dan seketika menjadikanku segar kembali. Anak terkasihku yang menghiasi kehidupanku dengan penuh canda tawa, dengan pertanyaan-pertanyaan cerdas yang hampir tiada hentinya, dan menjadi sahabat terbaikku, yang semoga kelak akan memiliki kebijaksanaan mulia bagi urusan-urusan dunia dan akhirat dan ikut serta mengambil tanggungjawab untuk menjadikan kehidupan manusia dan bangsa ini menjadi lebih baik.
5. Kepada Bapak Fachry Mohamad, Pimpinan Radio Smart FM Jakarta, yang sungguhh bersemangat menyokong Program Membangun Indonesia yang Kuat dari Keluarga (Indonesian Strong from Home) sejak bulan Januari tahun 2006, agar dapat disiarkan ke seluruh pelosok tanah air tercinta.
6. Kepada Bapak Brigjen Polisi Anton Tabah, penulis aktif dan intelektual Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang arif. Beliau yang sering mengirim SMS di sepertiga malam terakhir, untuk aku selalu ingat kepada Sang Pencipta dan misi-misi mulia manusia di dunia, sekaligus juga menyokong proses penulisan buku-buku kami yang merupakan sebahagian dari Program Membangun Indonesia yang Kuat dari Keluarga.
7. Kepada Om Bob Sadino, selaku tokoh inspirasiku yang hebat dan banyak memberikan falsafah yang tampaknya sederhana, tetapi sungguh dalam maknanya. Melalui kisah-kisahnya, dia telah memberikan kekuatan untukku tetap bertahan meninggalkan zon selesa dan terus berjuang untuk mengejar mimpi gilaku Membangun Indonesia yang Kuat dari Keluarga. Hingga pada titik aku hampir tidak mampu lagi untuk membeli susu bagi anak tercintaku, tetapi hingga buku ini ditulis dan akan segera diterbitkan aku masih tetap berdiri tegar di atas kedua telapak kakiku, untuk mengusung program gilaku ini supaya menjadi kenyataan.
8. Kepada Kak Seto, selaku Tokoh Pendidik Indonesia, Ketua Komisi Perlindungan Anak, dan Ketua Asosiasi Home Schooling di Indonesia yang telah berkenan untuk memberikan sokongan terhadap penerbitan buku ini, yang fikiran-fikirannya telah banyak menginspirasi kami untuk menulisan tentang Pendidikan Anak dan Home Schooling.
9. Kepada Bapak Andrie Wongso, Sang Pembelajar, Motivator Nombor 1 di Indonesia, dengan gelar SDTTS (Sekolah SD Tidak Tamat Tapi Sukses). Yang kisah-kisahnya banyak sekali memberikan inspirasi bagi kami tentang dunia pembelajaran dan persekolahan di tanah air tercinta.
10. Kepada Bapak Hernowo, penulis buku Best Seller dan mantan pimpinan penerbitan buku-buku pendidikan dari Mizan Grup yang telah menciptakan break through bagi sistem pembelajaran moden di tanah air. Yang telah berkenan memberikan sokongan atas penerbitan buku ini.
11. Kepada Kang Dedi Setiadi, sutradara senior, film seri TV Aku Cinta Indonesia, Keluarga Cemara, Kiamat Sudah Dekat, yang telah sangat berapi-api mendukung program pendidikan moral bangsa melalui sinetron-sinetron yang lebih mendidik dan bermutu. Juga atas sokongannya terhadap program Indonesian Strong from Home dan penulisan buku-buku kami. Semoga citacita kita untuk membuat sinetron yang mendidik dapat segera diwujudkan dan mendapat restu dari Tuhan Yang Mahakuasa.
12. Kepada Ibu Any Herawati, sebagai seorang aktivis yang sangat peduli pada pendidikan dan nasib bangsanya, terima kasih untuk sokongan dan motivasinya agar aku selalu menjaga kesihatan yang dengan baik supaya dapat terus berkarya bagi mewujudkan impian Membangun Indonesia yang Kuat dari Keluarga.
13. Kepada Dik Doang, ertis yang peduli pada pendidikan, pemilik sekolah Kandang Jurang (sekolah yang berusaha memahami anak, bukan anak yang berusaha memahami sekolahnya), yang telah memberikan sokongan terhadap penerbitan buku ini.
14. Kepada Bu Dewi, Ketua Pengurus Harian Forum Akademisi, Doktor, dan Psikologi (FORADOKSI), yang telah berkenan menyokong diterbitkannya tulisan ini dan turut menyokong program Indonesian Strong from Home.
15. Kepada Bapak Rudi Hadisuwarno, pengusaha di bidang dandanan rambut, yang telah berkenan memberikan sokongan bagi penerbitan tulisan ini. Yang juga telah menginspirasi kami untuk membuat tulisan tentang pendidikan dan pembelajaran berasaskan Multiple Intelligence. Yang semangatnya telah membuka mata anak-anak Indonesia tentang dunia kerjaya yang begitu beragam, yang semuanya boleh mendatangkan kejayaan, jika dilakukan dengan sepenuh hati.
16. Kepada Bapak Rudi Hartono, Maestro Lagenda Badminton Indonesia, dengan mencatatkan rekod kemenangan All England lapan kali berturut-turut dan masih belum pecah, yang telah berkenan memberikan sokongan bagi penerbitan tulisan ini. Juga telah menginspirasi kami untuk membuat tulisan tentang pendidikan dan pembelajaran berasaskan Multiple Intelligence. Yang semangatnya telah membuka mata anak-anak Indonesia tentang dunia kerjaya yang begitu beragam, yang semuanya boleh mendatangkan kejayaan, jika dilakukan dengan sepenuh hati.
17. Kepada Bapak Rudi Choirudin, Chef Nombor 1 Indonesia, yang telah berkenan memberikan sokongan bagi penerbitan tulisan ini. Yang juga telah menginspirasi kami untuk membuat tulisan tentang pendidikan dan pembelajaran berasaskan Multiple Intelligence. Yang semangatnya telah membuka mata anakanak Indonesia tentang dunia kerjaya yang begitu beragam yang semuanya boleh mendatangkan kejayaan, jika dilakukan dengan sepenuh hati.
18. Kepada Mbak Arfi Destianti, Aktivis Peduli Pendidikan, Pemilik Sekolah Semut-Semut, pimpinan majalah Teacher Guide yang telah menjadi sahabat terbaikku dalam pendidikan dan sangat membantu sekali dalam memberikan tempat dan kesempatan belajar/bersekolah bagi anak-anak yang dianggap bermasalah, yang tidak lagi mendapat tempat di sekolah lain, serta sokongan atas terbitnya tulisan ini.
19. Kepada Pak Deden dan pasukannya dari Penerbit Noura Books, Mizan Grup, yang telah menyokong penuh program Indonesian Strong from Home dengan mewujudkan buku kumpulan kisah inspirasi pendidikan terbaik ini.
20. Kepada semua pihak di seluruh tanah air tercinta, yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu, yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program Indonesian Strong from Home (Membangun Indonesia yang Kuat dari Keluarga).