PEREMPUAN-PEREMPUAN MERBAHAYA - 72
Seperti mimpi jauh malam yang cuma enak di ranjang aku mungkin sama nasibnya dengan luka basah yang diingati seketika; atau genangan keringat datang bersinggah di lekuk leher tetapi habis setelah diseka.
Di matamu, aku tak berhasil menemukan apa-apa; bahkan separa pipiku. desah napasmu tidak kunjung di sela-sela rambutku.
Barangkali di kelahiran semulaku nanti akan kunamakan diriku kesedihan dan aku tidak lagi mencintai dirimu.