GEMBALA TIDUR - 8
tidakkah kau dengar bumi yang

tidur wajah murniku bangkit

dari gerisik pohonan ketika

burung-burung terlelap dan

memimpikan sayapnya

menjangkau langit yang lain

waktu yang purba dan jelita adalah

lautan tanpa batas. aku berlayar di atas

tubuh-tubuh kayu mencari rahasia gerak

kala bintang retas menjuntaikan akarnya

ke mataku yang buta

aku menelusup di sela angin

yang menggengam desir

memecah sukma menanggalkan

nama-nama meruntuhkan yang

tersisa dari wajahku

dan menyangsi yang kelak lahir dari

mabuk kehilanganmu

Yogyakarta, 2013