PEREMPUAN-PEREMPUAN MERBAHAYA - 81
Moga kita selalu tahu caranya merumahkan kembali hati

Meski terjerembab dalam tiap perjalanan dan kebahagiaan

Pada ketika aku sarungkan Jack Purcell

Hingga detiknya ku titipkan sajak ini,

Aku masih gagal melipat kemas penat dan keringat

Masa dan wang yang dikias pada dengkuranmu tiap malam

Andai saja kau tahu,

Nyawamu adalah dakwat segala puisi yang ku tenun

Dan keberadaanmu adalah kehendak yang jelas

Barangkali satu hari nanti

aku perlu memperlihatkan doa yang diamini Pada sekilas rona di pipi ini Dan sekotak rumah mini.

(Buat abang)