LELAKI-LELAKI MERBAHAYA - 94
Ternyata di alis matamu berumah sajak rindu dimana sungai air mata mengalir deras dan cintalah yang menjadi penghujung tebing yang menghalang dari deras sungai terus mengalir menjadi lautan suram

Pada saat rindu pulang setelah waktu yang panjang kau yang seakan tanah gersang terus saja berubah menjadi sebuah kebun bunga yang seluruh bunganya subur dan mewangi

Benarlah kata orang cintalah yang menghidupkan jiwa-jiwa yang kerinduan dan jelas terlihat di alis matamu kau sedang perlahan-lahan memadam sajak-sajak rindu.

Berbahagialah kau sehabisnya kerana saat cinta mulai jauh kau akan sekali lagi pulang membawa sajak rindu dan biarkan ia kembali berumah di alis matamu.